IDNUSA, MOSKOW - Rusia secara tegas menolak saran yang diberikan oleh Amerika Serikat (AS) terkait dengan Suriah. Sebelumnya, AS menyarankan Rusia untuk menarik dukungan kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad dan bergabung dengan koalisi internasional.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menyatakan, mencabut dukungan terhadap Assad sama saja dengan menarik dukungan terhadap upaya melawan kelompok teroris. Oleh karena itu, Rusia tidak akan menarik dukungan terhadap Assad.

Peskov mencatat, Assad adalah pemimpin yang sah dari sudut pandang hukum internasional dan juga komandan dari tentara Suriah, yang berperang melawan teroris internasional, yang telah menduduki sebagian dari Suriah.

"Itu sebabnya, seruan Rusia harus berhenti mendukung Assad, sama dengan menghentikan upaya untuk melawan ISIS. Ini merupakan seruan yang agak absurd dan ini mungkin relevan dengan panggilan untuk menghentikan bantuan dan menyerahkannya kepada teroris, sehingga mereka bisa melanjutkan serangan terhadap otoritas yang sah di Suriah," ucap Peskov, seperti dilansir Tass pada Rabu (12/4).

Seruan agar Rusia untuk menarik dukungan terhadap Assad disampaikan mulai dari Duta Besar AS untuk PBB Nikky Haley, lalu Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson, dan terakhir Presiden Donald Trump. (sn)
Sukai & Ikuti Fanpage
Loading...

💬 Komentar Anda

Memuat...

IDnusa Media

{picture#http://1.bp.blogspot.com/-RHuHKSh0jUg/WJomhwft6RI/AAAAAAABfRA/1TB6GUWhHNg1HQ3cuqhHvXgBJeFOV7-7wCK4B/s1600/IDNusa-Admin.png} Kecepatan, Ketepatan Pemberitaan, Selalu Memberitakan Kebenaran, Terhangat Serta Dapat Dipercaya dan Berimbang. {facebook#https://www.facebook.com/NMIndonesia/} {twitter#https://twitter.com/IDNusacom} {google#https://plus.google.com/u/0/+LihatDuluInfo} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UClUTCsbI_ubNlA4tD2zzTZw?sub_confirmation=1} {instagram#https://www.instagram.com/idnusacom/}