IDNUSA, JAKARTA - Polisi akan menindak siapapun yang mengintimidasi dan mengancam warga Jakarta, saat menggunakan hak pilih pada hari pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, 19 April nanti.

Untuk menjamin keamanan warga yang akan menggunakan hak pilih, polisi mengerahkan 34.627 personel.

Sementara, setiap tempat pemungutan suara (TPS) akan dijaga oleh 3 petugas yang terdiri atas anggota polisi, TNI, dan Satpol PP.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan seusai menghadiri pertemuan di Markas Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (13/4/2017), mengatakan, polisi akan menindak tegas siapapun yang mengintimidasi warga yang akan menggunakan hak pilihnya di TPS.

Jaminan keamanan serupa juga disampaikan oleh Pangdam Jaya, Mayjen TNI Jaswandi di tempat yang sama.

Selengkapnya, termasuk pernyataan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan dan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Jaswandi, simak dalam tayangan video dibawah:


(tn)
Sukai & Ikuti Fanpage
Loading...

💬 Komentar Anda

Memuat...

IDnusa Media

{picture#http://1.bp.blogspot.com/-RHuHKSh0jUg/WJomhwft6RI/AAAAAAABfRA/1TB6GUWhHNg1HQ3cuqhHvXgBJeFOV7-7wCK4B/s1600/IDNusa-Admin.png} Kecepatan, Ketepatan Pemberitaan, Selalu Memberitakan Kebenaran, Terhangat Serta Dapat Dipercaya dan Berimbang. {facebook#https://www.facebook.com/NMIndonesia/} {twitter#https://twitter.com/IDNusacom} {google#https://plus.google.com/u/0/+LihatDuluInfo} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UClUTCsbI_ubNlA4tD2zzTZw?sub_confirmation=1} {instagram#https://www.instagram.com/idnusacom/}