IDNUSA, SURABAYA - Habib Achmad Zein Alkaf, tokoh masyarakat yang menggagas pengajian Tabligh Ajbar di Masjid Ampel, mengatakan bahwa kegiatan pengajian yang mengundang Habib Rizieq Shihab sudah direncanakan sebulan yang lalu.

Menurudnya, Rizieq dinilai sebagai tokoh ulama pemersatu NKRI yang layak memberikan tausyiah tentang pentingnya persatuan bangsa Indonesia.

"Rencana mengundang Habib Rizieq dalam pengajian Tabligh Akbar ini sudah dilakukan sejak lama," kata Habiz Achmd Zein Alkaf.

Acara Tabligh Akbar akan digelar ba'da isya, Selasa (11/4/2017). Namun dipastikan jemaah pengajian bakal sudah memadati lingkungan masjid sejak sore hari ini. Diprediksi sejak maghrib sekitar 10.000 jemaah akan memadati wilayah Masjid Ampel Surabaya.

"Nanti beliau akan memberikan tausyiah seputar persatuan bangsa, dan mempersatukan umat mengajak masyarakat Indonesia untuk bersatu," ujarnya.

Kondisinya saat ini, banyak elemen warga yang menolak kedatangan Habib Rizieq. Menurutnya yang menolak hanya segelintir orang.

"Yang mendukung kedatangan habib ini ribuan. Bunuh diri mereka kalau mau menolak. Yang datang ada dari Madura, Surabaya, dan banyak kawasan lain, 10 ribu lebih," ucapnya.

Kalaupun ada yang menolak, menurutnya hanya segelintir orang, sepuluh hingga dua puluh orang saja. Hal tersebut tidak akan mempengaruhi kegiatan tabligh akbar.

"Nggak ada artinya itu. Itu orang yang mengaku dibayar. Yang menginginkan bertemu dengan Habib Rizieq itu lebih banyak kok," ujarnya.

Menurutnya dengan adanya gejolak ini bisa diketahui siapa yang mendukung dan mana yang tidak suka.

Menurutnya, selain ada agenda mengisi Tabligh Akbar di Masjid Ampel, Habib Rizieq akan juga mengunjungi Bangil, Madura, Probolinggo dan Pasuruan.

Habib Rizieq biasa mampir ke cabang FPI di kota-kota di Jawa Timur.

"Sebenarnya sudah sering akan mengundang Habib Rizieq, namun sebelumnya sering batal karena beliau sakit. Kebetulan saat ini bisa," katanya.

Ia menegaskan pengajian akan tetap berjalan meski ada penolakan dari beberapa kelompok orang.

Salah satu pihak yang menolak kedatangan Habib Rizieq adalah Forum Kebangsaan Jawa Timur. Presidium Forum Kebangsaan Jawa Timur Rudi Triwahid mengatakan menolak masuknya faham dan pemikiran yang membawa pada permusuhan.

"Kami menolak masuknya faham-faham, pemikiran-pemikiran yang membawa pada permusuhan, kebencian yang selalu di suarakan oleh kelompok FPI pimpinan Habib Reizeq," ucap Rudi.

Tidak hanya itu, pihaknya menyebutkan menolak kedatangan Habib Rizieq di Acara Tabligh Akbar.

"Kami mendorong aparat negara dari unsur TNI, Polri dan pemerintah daerah untuk bertindak tegas sesuai dengan undang undang yang berlaku kepada kelompok kelompok intoleran dan radikal yang telah terbukti meresahkan masyarakat," tandasnya. (tn)
Sukai & Ikuti Fanpage
Loading...

💬 Komentar Anda

Memuat...

IDnusa Media

{picture#http://1.bp.blogspot.com/-RHuHKSh0jUg/WJomhwft6RI/AAAAAAABfRA/1TB6GUWhHNg1HQ3cuqhHvXgBJeFOV7-7wCK4B/s1600/IDNusa-Admin.png} Kecepatan, Ketepatan Pemberitaan, Selalu Memberitakan Kebenaran, Terhangat Serta Dapat Dipercaya dan Berimbang. {facebook#https://www.facebook.com/NMIndonesia/} {twitter#https://twitter.com/IDNusacom} {google#https://plus.google.com/u/0/+LihatDuluInfo} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UClUTCsbI_ubNlA4tD2zzTZw?sub_confirmation=1} {instagram#https://www.instagram.com/idnusacom/}