IDNUSA, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengutuk keras penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan di depan masjid dekat kediamannya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, tadi pagi.

“Saya perintahkan kepada Kapolri untuk mencari siapa pelakunya,” kata Presiden Jokowi usai memimpin pengambilan sumpah Hakim Konstitusi Saldi Isra di Istana Negara, hari ini.

Novel Baswedan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal seusai salat subuh di Mesjid Al Ikhsan RT 03 RW 10 Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pagi tadi. Penganiayaan terhadap Novel ini kemudian memicu bermacam spekulasi, di antaranya berkaitan dengan kasus-kasus korupsi yang tengah ditangani Novel.

Presiden menilai, tindakan penyiraman air keras itu merupakan tindakan brutal. Jokowi berharap orang-orang yang memiliki prinsip teguh seperti Novel Baswedan tidak dilukai dengan cara-cara biadab.

Agar kasus ini tidak terulang, Presiden Jokowi mengingatkan kepada semua penyidik KPK untuk berwaspada dan tetap semangat dalam bekerja. (rn)
Sukai & Ikuti Fanpage
Loading...

💬 Komentar Anda

Memuat...

IDnusa Media

{picture#http://1.bp.blogspot.com/-RHuHKSh0jUg/WJomhwft6RI/AAAAAAABfRA/1TB6GUWhHNg1HQ3cuqhHvXgBJeFOV7-7wCK4B/s1600/IDNusa-Admin.png} Kecepatan, Ketepatan Pemberitaan, Selalu Memberitakan Kebenaran, Terhangat Serta Dapat Dipercaya dan Berimbang. {facebook#https://www.facebook.com/NMIndonesia/} {twitter#https://twitter.com/IDNusacom} {google#https://plus.google.com/u/0/+LihatDuluInfo} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UClUTCsbI_ubNlA4tD2zzTZw?sub_confirmation=1} {instagram#https://www.instagram.com/idnusacom/}