IDNUSA, JAKARTA - Penyiraman air keras ke bagian wajah ternyata bukanlah kekerasan yang pertama kali ‎dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penyiraman air keras merupakan tindak kekerasan yang kelima kali dialami Novel selama menjadi penyidik KPK.

”Novel ini sudah kelima kali, bukan pertama kali,” kata Anies usai menjenguk Novel di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 11 April 2017.

Sebelumnya Novel pernah ditabrak pengendara sepeda motor secara sengaja. Tak hanya itu Novel juga pernah ikut difitnah dalam kasus korupsi di tubuh Korlantas Mabes Polri.‎

”Ketiga diproses karena ditersangkakan, keempat mobilnya ditabrak, yang kelima hari ini kejadian,” kata Anies yang merupakan sepupu Novel Baswedan.

Anies menuturkan, Novel selalu tegar menjalani tugas sebagai penyidik KPK. Risiko besar yang sewaktu-waktu bisa terjadi telah dipikirkan Novel sejak awal. ”Kita semua percaya, namanya menegakkan kebenaran melawan korupsi itu akan berhadapan dengan tantangan,” ujarnya. (pi)
Sukai & Ikuti Fanpage
Loading...

💬 Komentar Anda

Memuat...

IDnusa Media

{picture#http://1.bp.blogspot.com/-RHuHKSh0jUg/WJomhwft6RI/AAAAAAABfRA/1TB6GUWhHNg1HQ3cuqhHvXgBJeFOV7-7wCK4B/s1600/IDNusa-Admin.png} Kecepatan, Ketepatan Pemberitaan, Selalu Memberitakan Kebenaran, Terhangat Serta Dapat Dipercaya dan Berimbang. {facebook#https://www.facebook.com/NMIndonesia/} {twitter#https://twitter.com/IDNusacom} {google#https://plus.google.com/u/0/+LihatDuluInfo} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UClUTCsbI_ubNlA4tD2zzTZw?sub_confirmation=1} {instagram#https://www.instagram.com/idnusacom/}