IDNUSA, JAKARTA -  Deputi Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Apung Widadi menyesalkan aksi teror yang menimpa salah satu penyidik KPK Novel Baswedan.

Menurutnya, aksi teror tersebut tak bisa dilepaskan dari kasus yang tengah ditangani Novel saat ini.

"Tindakan ini disinyalir adalah bentuk intimidasi terhadap Novel dan penyidik KPK lainnya yang sedang membongkar kasus-kasus besar, terutama E-KTP. Cara ini sangat kasar dan tidak gentleman," tandas Apung di Jakarta, Selasa (11/04/2017).

Untuk itu, lanjut Apung, Fitra mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera memerintahkan aparatnya untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

"Presiden harus memerintahkan Kapolri segera menangkap pelaku dan aktor intelektualnya dalam waktu 24 jam," tegas dia.

"Layaknya teroris, ini adalah teror terhadap penegakan hukum korupsi di Indonesia. Harus segera ditangkap pelaku dan aktornya," pungkas dia.

Seperti diketahui, salah satu penyidik KPK Novel Baswedan menderita luka cukup parah setelah ada orang yang tak dikenal menyiramkan air keras ke mukanya. (ts)
Sukai & Ikuti Fanpage
Loading...

πŸ’¬ Komentar Anda

Memuat...

IDnusa Media

{picture#http://1.bp.blogspot.com/-RHuHKSh0jUg/WJomhwft6RI/AAAAAAABfRA/1TB6GUWhHNg1HQ3cuqhHvXgBJeFOV7-7wCK4B/s1600/IDNusa-Admin.png} Kecepatan, Ketepatan Pemberitaan, Selalu Memberitakan Kebenaran, Terhangat Serta Dapat Dipercaya dan Berimbang. {facebook#https://www.facebook.com/NMIndonesia/} {twitter#https://twitter.com/IDNusacom} {google#https://plus.google.com/u/0/+LihatDuluInfo} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UClUTCsbI_ubNlA4tD2zzTZw?sub_confirmation=1} {instagram#https://www.instagram.com/idnusacom/}