IDNUSA, JAKARTA -  Kasus anak gugat ibu kandung di Garut Jawa Barat mendapat perhatian mahasiswa. Para mahasiswa melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk keprihatinan terhadap kasus anak gugat ibu kandung yang dialami Siti Rokayah (83).

Siti Rokayah digugat anak kandungnya Yani Suryani dan menantunya Handoyo Adianto senilai Rp 1,8 miliar. Kasus tersebut sedang bergulir di Pengadilan Negeri Garut Jabar.

Agung Komarudin, koordinator aksi simpatik bertajuk ‘Bela Amih Siti Rokayah’ mengatakan, pihaknya turun ke jalan sebagai bentuk keprihatinan mahasiswa terhadap kasus yang dialami Siti Rohaya.

“Kami sedih mendengar seorang ibu yang membesarkan anaknya, harus menjadi pesakitan di masa tua,” ucap Agung di sela-sela aksi di Bundaran Simpang Lima, Kabupaten Garut, Rabu (12/4/2017).

Para mahasiswa Universitas Garut itu membagikan bunga mawar para pengguna jalan terutama perempuan. Pemberian bunga mawar merupakan simbol kasih sayang kepada orang tua dan bentuk dukungan moril kepada Siti Rokayah.

Selain itu, mereka juga melakukan aksi teatrikal yang menampilkan seorang anak bertekuk lutut di hadapan ibunya.

Aksi tersebut diiringi pembacaan puisi tentang ibu. Aksi para mahasiswa itu mendapat perhatian dari sejumlah pengguna jalan.

Seperti diketahui, sidang lanjutkan kasus anak gugat ibu kandung di Garut akan digelar di PN Garut pada Kamis 13 April 2017 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.(ps)
Sukai & Ikuti Fanpage
Loading...

💬 Komentar Anda

Memuat...

IDnusa Media

{picture#http://1.bp.blogspot.com/-RHuHKSh0jUg/WJomhwft6RI/AAAAAAABfRA/1TB6GUWhHNg1HQ3cuqhHvXgBJeFOV7-7wCK4B/s1600/IDNusa-Admin.png} Kecepatan, Ketepatan Pemberitaan, Selalu Memberitakan Kebenaran, Terhangat Serta Dapat Dipercaya dan Berimbang. {facebook#https://www.facebook.com/NMIndonesia/} {twitter#https://twitter.com/IDNusacom} {google#https://plus.google.com/u/0/+LihatDuluInfo} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UClUTCsbI_ubNlA4tD2zzTZw?sub_confirmation=1} {instagram#https://www.instagram.com/idnusacom/}